Property:Response text id

From BASAkalimantanWiki
Showing 20 pages using this property.
S
Brain rot dapat dicegah dengan menjaga keseimbangan aktivitas mental dan fisik. Kurangi waktu penggunaan gadget yang berlebihan dan gantilah dengan kegiatan produktif seperti membaca buku, bermain puzzle, atau belajar hal baru. Pola hidup sehat juga penting, seperti konsumsi makanan bergizi, tidur cukup, dan olahraga rutin. Selain itu, luangkan waktu untuk berinteraksi sosial, berdiskusi, atau mengikuti hobi kreatif. Dengan kebiasaan ini, otak tetap aktif, sehat, dan jauh dari kelelahan mental.  +
Hindari membeli makanan dan minuman berkemasan dan gunakan kantong belanja kain  +
Menurut saya, cara yang paling efektif untuk mengurangi sampah plastik adalah dengan memulai dari diri sendiri dan kebiasaan sehari-hari. Sebagai siswa, saya sudah mulai membawa botol minum sendiri ke sekolah daripada membeli minuman kemasan plastik dan saya juga tidak menggunakan kantong plastik saat berbelanja di kantin. Kebiasaan kecil ini mungkin terlihat sepele, tapi jika dilakukan secara konsisten dan diikuti oleh banyak orang, dampaknya akan sangat signifikan dalam mengurangi sampah plastik. Selain itu, saya merasa penting bagi kita para siswa untuk aktif mengajak teman-teman dan keluarga untuk juga mengurangi penggunaan plastik. Di sekolah saya, terdapat "Jumat Bersih" dimana pada hari Jumat tertentu kami mengadakan kegiatan membersihkan lingkungan sekolah. Pada hari tersebut, para siswa dibagi menjadi beberapa kelompok untuk membersihkan area sekitar, termasuk taman, lapangan, dan ruang kelas. Kegiatan ini tidak hanya membuat sekolah lebih bersih, tetapi juga meningkatkan kesadaran kami tentang pentingnya menjaga kebersihan dan mengurangi penggunaan plastik. Dengan edukasi dan aksi nyata, saya yakin kita bisa berkontribusi dalam mengatasi masalah sampah plastik.  +
Salah satu penyebab utama pencemaran lingkungan, baik pencemaran tanah maupun laut adalah sampah plastik. masalah ini timbul karena sifat sampah plastik yang tidak mudah terurai, perlu ratusan tahun agar terurai secara alami. sebagai siswa, salah satu cara mengurangi sampah plastik di sekolah adalah dengan membawa bekal dari rumah. dengan berbekal makanan sendiri, para siswa diharapkan dapat mengurangi penggunaan wadah plastik sekali pakai. penerapan sederhana ini tidak hanya menjaga lingkungan tetap bersih, tetapi juga melatih kebiasaan kita untuk peduli lingkungan sejak dini. sebagai generasi muda, kita wajib melestarikannya dan bersama-sama membangun generasi yang lebih sehat, mandiri, dan peduli terhadap lingkungan.  +
Bumi adalah tempat tinggal bagi semua makhluk hidup yang ada,tapi bagaimana jika tempat tinggal kita dipenuhi oleh sampah. Setiap hari nya manusia selalu membuang sampah terutama sampah plastik yang dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan,kita dapat mengurangi penggunaan sampah plastik tersebut dengan cara menggunakan tas belanja kain,selalu membawa botol minum sendiri,daur ulang plastik dan menghindari penggunaan barang sekali pakai.  +
Saya cuma ingin teman teman saya selalu mengawasi lingkungan sekitar.seperti di kelas ataupun dimana saja kamu berada. Harap sampah yang kecil di buangin, kalian yang akan dapat pahalanya,sehat selalu teman teman ku:)  +
Untuk mengatasi dampak negatif media digital bagi generasi muda, diperlukan program yang meningkatkan kesadaran diri (self-awareness) dan perencanaan yang jelas dalam penggunaannya. Dengan memahami dampaknya, individu dapat mengarahkan media digital ke tujuan produktif. Misalnya, jika seseorang ingin membangun bisnis, maka media digital dapat dimanfaatkan untuk strategi pemasaran dan membangun personal branding. Setelah kesadaran diri terbentuk, maka kita harus meningkatkan literasi digital agar individu memiliki keterampilan dalam menggunakan media digital secara bijak. Selanjutnya adalah menerapkan dalam kehidupan sehari-hari secara konsisten dengan membatasi konsumsi konten hiburan yang berlebihan dan menggunakan media digital untuk pengembangan diri.  +
Untuk mencegah brain rot kita sebagai pelajar dapat melakukan berberapa hal seperti membatasi screen time (membatasi untuk mentap layar perangkat elektronik), menghindari bermain gawai sebelum tidur dan buat waktu khusus untuk menggunakan media sosial agar tidak berlebihan. Gunakan gawai untuk hal-hal yang lebih bermanfaat seperti membaca buku, artikel, jurnal, dan menonton konten yang mengedukasi.  +
Sebagai pelajar, mencegah brain rot akibat konten receh di media digital bisa dilakukan dengan membatasi waktu penggunaan media sosial, memilih konten yang mendidik, dan mengembangkan kebiasaan membaca buku atau belajar. Fokus pada aktivitas yang meningkatkan kreativitas, seperti menulis atau mengikuti diskusi ilmiah. Dengan disiplin, kita bisa menjauhkan diri dari paparan konten tidak bermanfaat yang hanya membuang waktu dan merusak produktivitas.  +
Dalam setiap menggunakan nya kita harus bisa menetapkan batas waktu yang jelas agar tidak terlalu lama di depan layar contoh nya seperti menonton film perjuangan seorang anak yang berasal mulai dari di ejek orang orang sampai menjadi orang yang sukses dan banyak lagi cerita unik dan bermanfaat  +
Pernah ngerasa otak kayak nge-lag? Susah fokus, gampang lupa, bawaannya males mikir? Bisa jadi itu efek brain rot gara-gara kebanyakan konten receh. Scroll-scroll, ketawa bentar, tapi nggak ada manfaatnya. Lama-lama, otak jadi tumpul. Solusinya? Saring yang lo konsumsi, baca yang berkualitas, tantang otak buat mikir. Jangan sampai algoritma yang ngontrol lo—lo yang harus ngontrol apa yang masuk ke kepala!  +
Menurut saya, melalui sumber bacaan yang saya ketahui, cara mengurangi dampak negatif brain rot adalah dengan membatasi media sosial. Menurut AAP dan WHO, waktu yang cukup dan baik untuk menggunakan media sosial adalah tidak lebih dari 2-3 jam sehari. Hal ini berlaku untuk anak-anak, terutama orang dewasa, meskipun tidak ada batasan khusus yang berlaku untuk orang dewasa. Namun, jika kita menggunakan waktu kita dengan bijak di media sosial, secara tidak langsung akan menghindarkan kita dari kecemasan yang tidak perlu. Menggunakan sesuatu secara berlebihan secara perlahan akan merusak diri kita, salah satunya adalah brain rot, melalui kecemasan, rasa iri yang tidak memacu semangat yang positif melainkan membawa ke negatif, sifat kompetitif yang berlebihan, perasaan tidak berharga, perasaan membandingkan diri sendiri dengan orang lain, bahkan dapat menyebabkan gangguan kesehatan mental hingga kecanduan. Indeks Goodstats menunjukkan bahwa rata-rata orang Indonesia menghabiskan lebih banyak waktu di media sosial dibandingkan negara lain dan menduduki peringkat ke-9 negara dengan durasi media sosial terlama. Jurnal penelitian berjudul Computers in Human Behavior (2017) - menunjukkan penelitian terkait dampak penggunaan media sosial terhadap kesejahteraan mental. Dalam bahasa Inggris ada istilah go out and touch some grass yang artinya keluarlah dan sentuhlah sesuatu yang nyata dalam artian kembali pada kehidupan yang nyata, kenyataan yang dihadapi. karena secanggih apapun teknologi tidak akan dapat menggantikan sentuhan perasaan dan koneksi emosional manusia dengan cara bertemu, berinteraksi dan berbincang secara langsung, oleh karena itu penting untuk memiliki kebijaksanaan dalam memanfaatkan waktu untuk bermedia sosial, dimulai dari kesadaran diri sendiri hingga menghancurkan kebiasaan-kebiasaan yang buruk.  +
bersosialisasi dapat mengurangi brain rot dengan adanya sosialisasi ini sangat berguna untuk generasi anak muda  +
Memilah Sampah Plastik Yang Tidak bisa Terurai Sampah plastik adalah adalah sampah yang sering ditemukan di manapun. Yang mana sampah ini adalah sampah yang tidak bisa terurai atau tidak bisa di hancurkan oleh alam atau secara alami. Maka dari itu jangan sampai membuang sampah sana sini, buanglah ketempatnya, jangan ke sungai atau lain lain. Kebanyakan sampah plastik dikumpulkan untuk didaur ulang untuk menghasilkan sesuatu yang baru dan bisa di gunakan kembali. Maka dari itu kurangi sampah plastik dan daur ulang kembali sampah agar berkurang nya sampah plastik. 3R Reduse, Reuse, Recycle. ini adalah cara yang digunakan orang orang untuk mengelola sampah. Reduse itu adalah Mengurangi sampah plastik, Recycle itu adalah mendaur ulang sampah, sedangkan Reuse adalah Menggunakan kembali sampah  +
Kita harus memilah sampah sebijak-bijaknya seperti plastik yang masih bisa didaur ulang menjadi barang yang bermanfaat, jika sampah organik dapat dijadikan pupuk organik/kompos agar tanah menjadi subur.  +
Stop menonton yang aneh aneh bikin otak rusak  +
Media digital bisa berdampak buruk pada kesehatan otak generasi muda jika digunakan berlebihan. Untuk mengurangi efek negatifnya, kita bisa melakukan beberapa hal. Pertama, batasi waktu penggunaan gadget, terutama untuk aktivitas seperti media sosial atau game. Gunakan fitur pengaturan waktu layar untuk membantu mengontrol penggunaannya. Kedua, ajak generasi muda untuk lebih banyak beraktivitas fisik, seperti olahraga atau bermain di luar ruangan, agar mereka tidak terlalu bergantung pada gadget. Ketiga, dorong mereka untuk mengonsumsi konten yang bermanfaat dan edukatif, serta hindari konten yang tidak sesuai atau berbahaya. Selain itu, ciptakan waktu bebas gadget, misalnya saat makan atau sebelum tidur, untuk mengurangi paparan layar dan meningkatkan interaksi sosial langsung. Pastikan mereka tidur cukup dan tidak menggunakan gadget sebelum tidur karena cahaya biru bisa mengganggu kualitas tidur. Orang tua dan pendidik juga perlu menjadi contoh yang baik dengan menggunakan gadget secara bijak. Ajak generasi muda berdiskusi tentang dampak media digital dan libatkan mereka dalam membuat aturan penggunaannya. Terakhir, pantau kesehatan mental mereka dan cari bantuan profesional jika ada tanda-tanda ketergantungan gadget. Dengan langkah-langkah ini, kita bisa membantu generasi muda menggunakan media digital secara sehat dan menjaga kesehatan otak mereka.  +
Untuk mencegah pikiran mengalami kerusakan otak akibat konsumsi konten hiburan yang berlebihan, pelajar harus mengatur waktu mereka di media sosial dan memilih konten yang lebih bermanfaat dan mendidik. Mengembangkan kebiasaan membaca buku atau mempelajari keterampilan baru dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan membuat otak lebih aktif. Pertahankan gaya hidup sehat dengan tidur yang cukup, berolahraga, dan makan makanan bergizi untuk menjaga otak tetap optimal dan fokus. Hiburan boleh saja, tapi harus diimbangi dengan kegiatan yang menjaga pikiran agar tidak kecanduan konten yang tidak berguna dan membuang waktu.  +
Menonton video pendek secara terus menerus adalah salah satu penyumbang besar penyebab Brain rot. Otak yang terus menerus disuguhi video pendek sama halnya memberikan dopamin instan yang berakibat kecanduan atau sulit untuk berhenti scrolling. Saran dari saya yang mungkin bisa kamu coba untuk mengurangi atau bahkan menghentikan hal tersebut adalah berbaur dengan alam, membaca buku, bergabung dengan komunitas yang memberi ruang untuk mengekspresikan diri untuk berkarya, ganti scrolling menjadi podcast. Kalau diperlukan hapus aplikasi yang berisi short video tersebut dan jangan lupa konsisten !  +
Penggunaan media digital yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai dampak negatif pada otak generasi anak muda seperti penurunan daya ingat,gangguan konsentrasi, dan kecanduan digital. Paparan layar yang terus-menerus juga berisiko menghambat perkembangan anak muda, meningkatkan kecemasan, serta mengganggu pola tidur. Selain itu, konsumsi konten berlebihan tanpa kontrol dapat mengurangi kemampuan berpikir kritis dan kreativitas. Oleh karena itu, penting untuk membatasi penggunaan media digital dan menerapkan pola konsumsi yang sehat.  +