Property:Response text id

From BASAkalimantanWiki
Showing 20 pages using this property.
F
Menurut Saya Semua Ituu Benar  +
Pendekatan digital well-being dapat membantu individu mengelola penggunaan teknologi secara sehat dan produktif dengan cara: (1) detoks digital dengan membatasi penggunaan media sosial dan menggantinya dengan aktivitas fisik atau membaca; (2) menerapkan batasan waktu penggunaan teknologi, terutama sebelum tidur, untuk meningkatkan kualitas tidur dan kejernihan mental; (3) mempertahankan interaksi sosial langsung untuk memperkuat kemampuan kognitif dan dukungan sosial.  +
Kesadaran diri sangat dibutuhkan dalam kondisi seperti ini. Bahkan kalau ada seorang motivator pun, kalau diri sendiri saja tidak serius ingin bebas dari Brain Rot, puluhan cara hebat pun tidak berguna. Bagaimana cara kita menghindarinya? Pertama, tumbuhkan kesadaran kalau terus-menerus mengonsumsi konten tidak bermanfaat hanya membuang waktu saja. Kedua, kenali dampak negatif Brain Rot. Ketiga, evaluasi dan cari kesibukan yang bermanfaat. Selain itu, pengaruh lingkungan dan orang sekitar juga penting. Terkadang orang-orang hanya mengikuti lingkungan mereka. Dengan memperkenalkan Brain Rot kepada masyarakat sekitar, orang-orang akan semakin sadar dengan adanya kondisi ini. Terutama kepada orang tua, agar mereka bisa melakukan pemantauan dan perhatian kepada anak.  +
Generasi muda perlu diajarkan bahwa media sosial hanyalah alat, bukan pusat kehidupan. Kesadaran digital (digital literacy) sangat penting, terutama dalam memilah informasi yang benar, menghindari konten toxic, dan tidak terjebak dalam ilusi kesempurnaan yang sering ditampilkan di media sosial. Salah satu alasan generasi muda "gila" media sosial adalah kurangnya aktivitas menarik di dunia nyata. Jika mereka punya hobi, kegiatan komunitas, olahraga, atau interaksi sosial yang menarik, ketergantungan pada media sosial bisa berkurang secara alami. Bukan media sosialnya yang salah, tetapi bagaimana kita menggunakannya. Maka dari itu Kelola sosial media dengan baik karena media sosial tetap bisa bermanfaat tanpa harus membuat generasi muda "gila" karenanya.  +
Generasi muda ialah generasi yang sejak lahir sudah terpapar teknologi. Kecanggihan teknologi dapat mempermudah sebuah informasi menyebar sangat luas dalam waktu yang sangat singkat. Di masa sekarang ini, informasi sering dibagikan melalui laman aplikasi seperti Tik-Tok, Instagram dan YouTube. Saat kemudahan penyebaran informasi inilah yang menjadi awal mula pembusukan otak bagi generasi muda. Aplikasi-aplikasi tersebut mengandalkan fitur video singkat yang dapat diganti tanpa batasan, hal inilah yang akan mengurangi kapasitas otak manusia. Hal ini telah membudaya untuk generasi muda, paparan teknologi sudah menjadi bagian dari kehidupan generasi muda. Maka akan sangat sulit untuk menghentikannya, diperlukan beberapa tahapan dan gerakan-gerakan kecil untuk setidaknya mengurangi budaya ini. Ini adalah kisah saya dalam memerangi brain rot! Tidak membuka ponsel saat bangun tidur. Saat bangun tidur aku sudah terbiasa untuk tidak langsung memegang ponsel. Bagiku waktu pagi adalah waktu emas. Aku tidak ingin waktu emas ini dirugikan dengan menonton konten-konten receh. Bagiku waktu pagi adalah penentuan untuk satu hari itu, jika aku sudah memulai dengan hal-hal yang merugikan, maka aku juga akan bermalas-malasan sepanjang hari. Kebiasaan ini kemudian ku sarankan kepada teman-teman di SMA. Menanggapi peraturan sekolah yang memajukan jam tutup pagar, beberapa pelajar pada minggu-minggu awal banyak yang terlambat. Mereka kemudian bertanya bagaimana caraku bisa datang tepat waktu dengan jarak tempuh yang lumayan jauh? Aku kemudian menjelaskan peraturan dirumah mulai dari persiapan dari malam hari hingga tidak bermain ponsel dipagi hari. Au menerangkan bahwa kita tidak akan merasa cukup dengan 15 menit, 30 menit, atau satu jam untuk menonton konten-konten receh itu. Karena perbaruan informasi yang mampu diganti hanya dengan satu usapan jari. Kita akan terus mencoba mengganti konten lagi-lagi-dan lagi hingga jam menunjukkan pukul 6.30, TELAT! Lalu aku juga jelaskan, bahwa tidak memegang ponsel dipagi hari adalah bentuk menjaga kesehatan otak dengan membiarkannya memproduksi energi dari alam. Menikmati pagi hari dengan bercengkrama diruang makan, membiarkan otak menstimulasi dopamin alami, ya, itulah yang saya lakukan. Mereka kemudian bertanya, "dengan sejumlah organisasi dan kepanitiaan yang kamu tanggung, apakah bisa tidak memegang ponsel di pagi hari?" Jelas bisa. Siapa pula yang akan mengirim pesan dipagi buta, ya kan? Dari yang ku pelajari kinerja otak bisa di kontrol, caranya adalah dengan membiasakan. Kebiasaanku dalam mengaktifkan otak dimulai dari pukul 7.00/saat sampai disekolah. Aku akan selalu menyampaikan ini kepada rekan-rekan organisasi saya dan mereka pun tentunya mengerti. Bahkan akhirnya ikut menerapkan, ya, mereka masuk perangkap! Lagi pula organisasi tentu mempunyai kode etik seperti menghentikan diskusi jika sudah pukul 20.00 PM dan memulai jika sudah pukul 8.00 AM. Namun untuk hari-hari besar saya akan menjaga komunikasi jarak jauh ini. Aku bisa mengerti apa yang dipermasalahkan teman-temanku. Terkadang niat hati hanya untuk membalas pesan atau mengintip notifikasi, tapi malah kebablasan. Hingga sampailah kami pada topik yang serius, pembusukan otak! Sebenarnya peraturan dirumah itu dibuat setelah saya yang mulai hilang ingatan jangka pendek atau bingung saat melakukan sesuatu. Hal ini bermula saat memasuki satu tahun di SMA, beberapa faktor mengharuskan saya untuk berjuang dibidang akademik lebih keras. Saya sering menonton video pembelajaran hingga jam 1, 2, bahkan tidak tidur seharian. Bukan disitu salahnya, tapi saat saya mencoba untuk mendapatkan hiburan sejenak tanpa harus beranjak dari meja belajar. Ya, membuka aplikasi-aplikasi hiburan, saya mulai menyelam 10, 15, dan ternyata 1 jam. Awal-awal saya masih toleransi, "sekali-kali", pembelaan pertama. "belum larut malam", pembelaan kedua. "beritanya sedang hangat, sebentar lagi " pembelaan ketiga. Akhirnya bablas tidur dengan kondisi ponsel masih menayangkan video di aplikasi hiburan. Menurut orang tua saya inilah yang menyebabkan saya sering hilang ingatan jangka pendek ataupun kebingungan. Terlalu sering mengonsumsi konten yang hanya menghibur tanpa nilai edukatif bisa membuat gangguan konsentrasi dan ingatan. Nyatanya saya yang awalnya hanya ingin mengistirahatkan otak dengan konten lucu-lucuan malah memperburuk. Ilmu yang saya dapatkan dari pelajaran sebelumnya tidak melekat kuat, saya harus mengulang beberapa kali. Orang tua saya kemudian mengambil tindakan tegas dengan membatasi ponsel maksimal pukul 10.00 PM. Data-data saya pindahkan ke laptop jika saya ingin belajar larut malam. Perpindahan device ini mengurangi banyak ketertarikan saya untuk menonton video-video receh, hal ini karena laptop tidak didesain untuk itu. Saya pun dengan kesadaran penuh membatasi aplikasi hiburan tersebut hanya 1 jam perhari, saya memilih untuk membaca buku saat waktu senggang. Membaca buku, menulis dan menyanyi telah banyak mengobati kerusakan otak saya. Saya bisa lebih konsentrasi, cepat tanggap, mudah menghafal dan mendapat hiburan yang baik. Saat saya membaca buku, saya terpaku pada satu tulisan. Tulisan tersebut menyatakan bahwa "manusia sedang dilumpuhkan oleh manusia lainnya yang hanya mencintai uang". Menyedihkan sekali, saya harus kehilangan fungsi otak hanya untuk kepentingan pribadi seseorang. Mereka pintar, memaksimalkan aplikasi mereka pada ponsel yang tentunya siapa saja sudah punya, siapa saja akan membuka setiap hari, mereka memanfaatkan. Aku juga menceritakan, hal ini efektif untuk seorang temanku yang baru keluar pondok pesantren. Mungkin, setelah akhirnya hanya berada dilingkungan pondok, dia kecanduan dengan paparan teknologi canggih ini. Dia selalu mengeluh penguasanya untuk menghafal semakin berkurang. Saat itu ia memutuskan untuk tidak melanjutkan pondok karena satu dan banyak hal, ia bercerita akan seperti apa nantinya jika dia kecanduan ponsel? Ku sarankan lagi untuk tidak membuka ponsel dipagi hari, kami memberi nama "Puasa HP", pada versi ini, aku dan dia menghentikan waktu bermain ponsel saat bangun tidur dan hendak tidur. Kami menggantinya dengan menulis, entah itu menulis jadwal aktivitas, cerita tentang hari itu atau hanya sekedar menulis saja, tentang apapun. Beberapa hari berjalan dia bilang banyak mengalami perubahan. Dia dan keluarganya lebih dekat, bisa mempelajari mapel di sekolah baru dan kemampuan menghafalnya meningkat! Dan lampu menyala! Oh ibuku, dia yang menyalakannya. Ya, aku telat bangun hari ini. Untungnya hari minggu, tidak ada jadwal apapun. Sayangnya, cerita panjang lebar diatas hanya sekedar karangan, aku belum berhasil meyakinkan teman-temanku untuk mengurangi penggunaan ponsel. Setidaknya aku bisa berdampak walau hanya satu orang saja kan? Teman-teman yang lain, mereka masih banyak kecanduan ponsel, bagi mereka ponsel adalah setengah hidup. Semoga mereka dapat menemukan solusi secepatnya  
Untuk mengurangi penggunaan gawai dan konsumsi media kita dapat memfokuskan pikiran dengan melakukan aktivitas sederhana seperti membersihkan kamar, mencuci piring, mencuci baju dan sebagainya  +
Pernahkah otak kamu terasa lelah setelah berjam-jam scrolling? Itu tanda brain rot, kondisi di mana otak kelebihan informasi tapi minim makna. Salah satu cara mengatasinya adalah kembali ke alam. Di Jepang, Shinrin-yoku atau mandi hutan terbukti menurunkan stres hingga 16% dalam 20 menit. Cukup tinggalkan gawai sejenak, berjalan di antara pepohonan, menghirup udara segar, mendengarkan gemericik air dan suara alam—semua ini dapat memberi reset alami bagi pikiran, mengembalikan fokus, dan merangsang kreativitas. Jadi, sebelum otak semakin lelah, mengapa tidak beristirahat sejenak dan biarkan alam memberikan sentuhan yang menyembuhkan?  +
Limbah plastik yang dihasilkan oleh aktivitas manusia, terutama dari limbah rumah tangga, sangat berpengaruh besar pada manusia dan lingkungan. Untuk mengurangi sampah plastik dan melestarikan lingkungan bumi, setiap individu dapat mulai dengan langkah kecil. Pertama, kurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai dengan membawa tas belanja sendiri. Selain itu, gunakan wadah makanan yang dapat dipakai ulang seperti wadah-wadah yang berbahan Stainless steel dan pilih produk dengan kemasan ramah lingkungan. Pastikan juga untuk memisahkan plastik yang bisa didaur ulang dan mengirimkannya ke pusat daur ulang. Sampah organik dapat diolah menjadi kompos agar tidak bercampur dengan plastik. Dukungan terhadap program daur ulang dan edukasi masyarakat tentang pengelolaan limbah juga sangat penting. Dengan kesadaran dan tindakan bersama, kita dapat menjaga ekosistem saya agar tetap bersih, lestari, dan sehat untuk generasi mendatang.  +
Hallo Sobat Wiki! Disini saya mewakili SMAN 1 Mekarsari untuk mengikuti WIKITON PARTISIPASI PUBLIK #1. SMAN 1 Mekarsari memiliki Program Untuk Mengurangi sampah plastik disekolah yaitu dengan cara memberikan Tumbler Gratis Kepada setiap Siswa dengan Warna yang Unik dan lucu. Kenapa Sekolah saya menjalankan program ini? karena...masih banyak siswa yang membuang sampah sembarangan dan Melalui program ini Kepala Sekolah berharap agar Siswa sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Melalui pantauan Paman sekolah dan beberapa guru Plastik Es lah yang banyak dibuang oleh siswa, dari situlah Kepala Sekolah dan para dewan guru sepakat untuk memberikan Tumbler Gratis dan melarang penggunaan Plastik dilingkungan sekolah baik plastik Es maupun Kantong kresek dengan menghimbau Kepada Seluruh Siswa(i) dan yang berjualan dilingkungan sekolah. Tidak hanya itu sebelum program ini jalan para dewan guru memberikan contoh kepada siswanya dengan cara menggunakan cangkir yang dibeli dengan gambar wajah masing-masing sebagai tanda kepemilikan, dan sampai sekarang Program tersebut masih berjalan apabila target telah tercapai pihak sekolah akan memberikan Alat makan lainya secara gratis. Saya sadar sebagai remaja sekaligus siswa yang sebentar lagi lulus dari sekolah ini, saya berpegang teguh terhadap apa yang dikatakan Orang tua saya Yaitu: "Jangan Menunggu sekolah yang memberikan sesuatu untuk kamu, tapi kamu lah yang memberikan sesuatu untuk sekolah mu karena sejatinya sekolah Sudah memberikan akses belajar dengan guru-guru yang baik dan pintar dibidang nya masing-masing, buat bangga sekolah ya nak jangan buat malu" . Melalui Kalimat beliau saya yakin dengan mematuhi dan menjalankan apa yang dilarang dan apa yang diperintahkan sekolah akan saya jalankan apalagi demi mewujudkan Lingkungan sekolah yang Bersih dan Aman.  +
G
Sampah adalah masalah lingkungan yang serius, terutama limbah plastik yang mencemari ekosistem dan berdampak negatif pada kesehatan manusia. Peningkatan populasi dan konsumsi membuat pengelolaan sampah semakin penting untuk mencegah pencemaran. Namun, pengelolaan yang baik dapat menjadi peluang untuk inovasi. Kesadaran masyarakat tentang pentingnya daur ulang dan pengurangan penggunaan plastik semakin meningkat, mendorong langkah-langkah berkelanjutan untuk menjaga lingkungan.  +
Plastik cup minuman kini menjadi salah satu jenis sampah paling umum di kalangan pelajar. Hampir setiap hari, kita melihat teman-teman bahkan diri kita sendiri membeli minuman di kantin. Sampah ini mungkin tampak sepele, namun sebenarnya memberi dampak negatif yang besar. Coba bayangkan, sekali membeli minuman kemasan saja, kita sudah menghasilkan setidaknya lima jenis sampah plastik: sedotan, kemasan sachet minuman, kantong plastik, tutup cup, dan cup itu sendiri. Jika satu orang bisa membeli minuman hingga 2-3 kali sehari, berapa banyak sampah plastik yang dihasilkan dalam sehari oleh satu kelas? Satu sekolah? Satu kota? Bahkan, satu negara? Jumlahnya pasti sangat besar! Padahal, sampah plastik membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk terurai bahkan ada yang baru hancur setelah 450 tahun. Satu langkah kecil dengan membawa tumbler hari ini, bisa jadi perubahan besar untuk bumi esok. Sebagai pelajar, kita bisa melakukan perubahan besar melalui langkah sederhana. Dengan mengikuti GITAR – Gerakan Isi Tumbler Ramah Lingkungan – kita dapat mulai mengganti kebiasaan menggunakan cup plastik dengan membawa tumblr sendiri dari rumah. Selain lebih hemat dan praktis, langkah ini adalah bagian penting dalam upaya menyelamatkan lingkungan. Sekarang ini sudah banyak tumbler yang desain menarik dan fungsional. Tumbler yang akan kita tenteng setiap harinya akan menjadi interpretasi diri dengan menyesuaikan desainnya sesuai kepribadian kita. GITAR ini akan memiliki rumpun gerakan misalnya: -Melodi Bercerita: Ini adalah campaign disosial media berbentuk tagar yang berisi tentang cerita dari tumbler. Kamu bisa mengandalkan fitur template di Instagram lalu menceritakan tentang apa saja dari tumblermu, misalkan kenapa kamu memilih tumbler berwarna biru, dimana kamu membelinya dan masih banyak lagi. -Notasi Berwarna: Ini adalah sebuah dukungan dari kantin atau kedai kopi untuk memberikan diskon pada teman-teman yang datang menggunakan tumbler. Misalkan seluruh pelanggan akan diberi kartu yang berisi 7 tingkatan nada. Setiap pelanggan yang datang menggunakan tumbler maka kartu tadi akan distempel sesuai urutannya do-re-mi-fa-so-la-si. Ketika stempel sudah sampai si maka pelanggan berhak mendapatkan diskon 100% (atau sesuai dengan ketentuan kantin/kedai) -Harmonisasi Dahaga. Ini adalah sebuah dukungan dari sekolah/instansi untuk memberikan refill air gratis. Jadi nantinya akan ada galon-galon yang disusun ditempat strategis, kita bisa merefill air kapan saja kita mau. -Aransemen Suka Cita Ini adalah sebuah kegiatan untuk mendaur ulang sampah plastik dari botol kemasan, cup minuman, sedotan dan gelas plastik. Kita bisa mendaur ulang menjadi alat musik seperti marakas botol plastik, gitar kotak plastik, drum ember plastik atau barang apa saja. Nantinya karya hasil daur ulang ini akan dipamerkan pada bazar sehingga memberikan nilai jual. Pada sekolah-sekolah kegiatan ini bisa dimasukkan dalam pelajaran P5 di tema "Gaya Hidup Berkelanjutan", namun tidak memungkiri jika ada perkumpulan yang ini menggunakan kegiatan ini pula. Nah menarik sekali-kan dari kegiatan kecil GITAR ini? Berawal dari tumbler kita bisa menyelamatkan bumi. Bumi yang saat ini kita pijak, bumi yang memenuhi kebutuhan sandang pangan papan kita dan bumi tempat kita berteduh. Rasanya kita tidak tega jika anak cucu kita nanti tak mampu lagi menikmati bumi yang sehat ini. Jangan biarkan keegoisan dan kemalasan kita hari ini memberi warna gelap di esok hari. Mari kita menjadi generasi pelajar yang peduli lingkungan dengan memilih tumbler sebagai teman setia setiap hari. Sebuah langkah kecil bagi yang berdampak besar bagi alam dan masa depan.  
Minuman cup plastik kini menjadi salah satu jenis sampah paling umum di kalangan pelajar. Hampir setiap hari, kita melihat teman-teman bahkan diri kita sendiri membeli minuman di kantin. Sampah ini mungkin tampak sepele, namun sebenarnya memberi dampak negatif yang besar. Coba bayangkan, sekali membeli minuman kemasan saja, kita sudah menghasilkan setidaknya lima jenis sampah plastik: sedotan, kemasan sachet minuman, kantong plastik, tutup cup, dan cup itu sendiri. Jika satu orang bisa membeli minuman hingga 2-3 kali sehari, berapa banyak sampah plastik yang dihasilkan dalam sehari oleh satu kelas? Satu sekolah? Satu kota? Bahkan, satu negara? Jumlahnya pasti sangat besar! Padahal, sampah plastik membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk terurai bahkan ada yang baru hancur setelah 450 tahun. Satu langkah kecil dengan membawa tumbler hari ini, bisa jadi perubahan besar untuk bumi esok. Sebagai pelajar, kita bisa melakukan perubahan besar melalui langkah sederhana. Dengan mengikuti GITAR – Gerakan Isi Tumbler Ramah Lingkungan – kita dapat mulai mengganti kebiasaan menggunakan cup plastik dengan membawa tumblr sendiri dari rumah. Selain lebih hemat dan praktis, langkah ini adalah bagian penting dalam upaya menyelamatkan lingkungan. Sekarang ini sudah banyak tumbler yang desain menarik dan fungsional. Tumbler yang akan kita tenteng setiap harinya akan menjadi interpretasi diri dengan menyesuaikan desainnya sesuai kepribadian kita. GITAR ini akan memiliki rumpun gerakan misalnya: -Melodi Bercerita: Ini adalah campaign disosial media berbentuk tagar yang berisi tentang cerita dari tumbler. Kamu bisa mengandalkan fitur template di Instagram lalu menceritakan tentang apa saja dari tumblermu, misalkan kenapa kamu memilih tumbler berwarna biru, dimana kamu membelinya dan masih banyak lagi. -Notasi Berwarna: Ini adalah sebuah dukungan dari kantin atau kedai kopi untuk memberikan diskon pada teman-teman yang datang menggunakan tumbler. Misalkan seluruh pelanggan akan diberi kartu yang berisi 7 tingkatan nada. Setiap pelanggan yang datang menggunakan tumbler maka kartu tadi akan distempel sesuai urutannya do-re-mi-fa-so-la-si. Ketika stempel sudah sampai si maka pelanggan berhak mendapatkan diskon 100% (atau sesuai dengan ketentuan kantin/kedai) -Harmonisasi Dahaga. Ini adalah sebuah dukungan dari sekolah/instansi untuk memberikan refill air gratis. Jadi nantinya akan ada galon-galon yang disusun ditempat strategis, kita bisa merefill air kapan saja kita mau. -Aransemen Suka Cita Ini adalah sebuah kegiatan untuk mendaur ulang sampah plastik dari botol kemasan, cup minuman, sedotan dan gelas plastik. Kita bisa mendaur ulang menjadi alat musik seperti marakas botol plastik, gitar kotak plastik, drum ember plastik atau barang apa saja. Nantinya karya hasil daur ulang ini akan dipamerkan pada bazar sehingga memberikan nilai jual. Pada sekolah-sekolah kegiatan ini bisa dimasukkan dalam pelajaran P5 di tema "Gaya Hidup Berkelanjutan", namun tidak memungkiri jika ada perkumpulan yang ini menggunakan kegiatan ini pula. Nah menarik sekali-kan dari kegiatan kecil GITAR ini? Berawal dari tumbler kita bisa menyelamatkan bumi. Bumi yang saat ini kita pijak, bumi yang memenuhi kebutuhan sandang pangan papan kita dan bumi tempat kita berteduh. Rasanya kita tidak tega jika anak cucu kita nanti tak mampu lagi menikmati bumi yang sehat ini. Jangan biarkan keegoisan dan kemalasan kita hari ini memberi warna gelap di esok hari. Mari kita menjadi generasi pelajar yang peduli lingkungan dengan memilih tumbler sebagai teman setia setiap hari. Sebuah langkah kecil bagi yang berdampak besar bagi alam dan masa depan.  
Sekarang ini media digital telah menjadi teman sejati dari generasi muda. Aplikasi pendukung seperti tiktok, instagram, twitter X hingga game online membuat generasi muda seringkali menghabiskan waktunya dengan cara menonton atau melihat konten berdurasi pendek hingga berjam-jam. Nah, penting sekali bagi kita sebagai generasi muda untuk mengurangi konsumsi media digital yang berupaya merusak otak kita. Dari aku, sebagai generasi muda, yuk mulai bareng-bareng! Pertama, penting bagi kita untuk mengisi kegiatan sehari-hari kita dengan cara yang produktif. Misalnya seperti beribadah tepat waktu, berolahraga atau membaca. Kedua, penting juga nih buat kita agar tidak terpaku terhadap trend yang ada di media digital. Ketiga, selektif dalam memilih konten-konten yang ada pada media sosial. Pilih yang positif, mengedukatif dan menginspiratif. Keempat, perbanyak interaksi sosial di dunia nyata. Jangan cuman di dunia maya doang! Dunia nyata juga penting lho buat menjaga interaksi buat kita! Jadi? Udah ada yang bisa nerapin ini bersama- sama?  +
Penanganan sampah adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengelola sampah dari awal hingga pembuangan. Penanganan sampah bertujuan untuk mengurangi dampak sampah terhadap lingkungan kesehatan dan estetika.  +
Sampah plastik adalah barang bekas atau tidak terpakai yang terbuat dari bahan kimia tak terbarukan, seperti minyak, gas alam, dan batu bara. Sampah plastik merupakan salah satu jenis sampah yang berbahaya bagi lingkungan Untuk menangani sampah plastik yang ada di sekitar kita, kita dapat melaksanakan prinsip 3R(Reduce, Reuse, Recycle), dengan ini kita dapat mengurangi jumlah sampah yang ada di lingkungan sekitar kita  +
Sampah yang terlihat seperti plastik, kemasan kecil, dan berbagai material lain tampak berserakan di antara tanaman liar. Kondisi seperti ini menggambarkan masalah umum pencemaran lingkungan yang bisa berdampak buruk pada tanah dan pertumbuhan tanaman. Pentingnya pengelolaan sampah dan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan sangat jelas di sini, karena sampah plastik membutuhkan waktu lama untuk terurai dan bisa mencemari lingkungan sekitar. Tindakan yang bisa diambil adalah membersihkan sampah ini, memilah yang bisa didaur ulang, serta mengedukasi masyarakat tentang dampak buruk sampah terhadap lingkungan.Namun, ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk mulai peduli dan bertindak. Dengan langkah kecil seperti membersihkan dan mendaur ulang, kita bisa menciptakan perubahan besar bagi lingkungan. Setiap tindakan kita hari ini menentukan masa depan bumi yang lebih bersih dan sehat. Jangan pernah meremehkan kekuatan tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten!  +
Sampah adalah masalah kompleks yang mempengaruhi kesehatan lingkungan dan masyarakat. Peningkatan populasi dan urbanisasi telah menyebabkan produksi sampah yang terus meningkat, sering kali melebihi kapasitas pengelolaan yang ada. Banyak daerah menghadapi tantangan dalam mengelola limbah, yang seringkali berakhir di tempat pembuangan yang tidak terkelola dengan baik, mencemari tanah dan air, serta menimbulkan risiko kesehatan bagi penduduk. Penting untuk meningkatkan kesadaran dan implementasi praktik pengelolaan sampah yang lebih baik. Upaya seperti pengurangan, penggunaan kembali, dan daur ulang harus menjadi prioritas dalam kebijakan publik dan perilaku individu. Selain itu, inovasi dalam teknologi pengelolaan limbah dan edukasi masyarakat tentang pentingnya tanggung jawab terhadap sampah dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Dengan langkah-langkah ini, kita bisa mengurangi dampak negatif sampah dan menjaga keberlanjutan lingkungan untuk generasi mendatang.  +
Menghimbau untuk menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan sangat penting. Mari kita semua bertanggung jawab dengan membuang sampah pada tempatnya, mendaur ulang, dan menjaga lingkungan sekitar agar tetap bersih dan sehat. Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama!  +
Sampah adalah sisa kegiatan sehari-hari manusia atau proses alam yang berbentuk padat dan semi padat. Jadi cara mengurangi sampah plastik adalah dengan cara : membawa kantong belanja sendiri, membawa kantong belanja sendiri saat belanja atau bepergian adalah cara yang paling mudah untuk mengurangi sampah pada bumi yang terus bertumpuk tak terkendali. 2.membawa kotak makan dan botol minum , Membawa kotak makan dan botol minum sendiri adalah bentuk dari peduli terhadap lingkungan, dan juga bisa menghemat uang.  +
brain rot adalah kondisi di mana otak mengalami penurunan fungsi kognitif akibat dari kurangnya stimulasi mental dan aktivitas kognitif. Kalian tau gk sih ternyata brain rot dapat terjadi karena terlalu sering menonton konten konten receh di media sosial loh. Pasti kalian pernah mengalami kondisi dimana otak kalian terus terngiang ngiang dengan sound dari konten konten receh yang pernah kalian tonton kan, hal itu tanpa di sadari dapat mengganggu aktifitas kognitif kalian, oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga kesehatan otak dengan melakukan aktivitas kognitif seperti membaca, belajar, dan memecahkan masalah, dengan begitu kita dapat mengurangi dampak negatif dari konten konten receh yang kita tonton.  +