Property:Response text id
From BASAkalimantanWiki
J
Sebagai pelajar, kita harus menjaga kesehatan otak dengan memilih konten digital yang berkualitas. Jangan hanya menonton video receh yang tidak bermanfaat, tetapi cari informasi yang menambah wawasan. Selain itu, batasi penggunaan media sosial agar tidak kecanduan. Dengan cara ini, otak kita tetap aktif berpikir dan tidak mengalami brain rot. +
Sampah merupakan sisa kegiatan sehari-hari manusia,baik sampah organik maupun anorganik biasa kita jumpai di lingkungan masyarakat maupun lingkungan sekolah +
K
Kemajuan teknologi saat ini merupakan suatu kemudahan yang memfasilitasi kegiatan sehari-sehari terutama untuk generasi muda saat ini. Ada banyak sekali platfrom yang dapat kita akses untuk mengetahui segala informasi atau trend terkini baik melalui TIKTOK, INSTAGRAM dan masih banyak lagi.
Namun apakah kalian sadar bahwa digitalisasi dapat mempengaruhi pikiran kita? Apakah ada dampak buruk pengaruh digitalisasi ke pikiran kita?
Jawabannya adalah bisa dan ada +
Mengurangi Gawai dengan membaca Buku dengan pentingnya membaca Buku dalam kehidupan Dan mengurangi Gawai dengan seperti itu dapat membuat generasi tidak ketegantungan dengan Gawai Dan bisa dalam bersosialisasi secara face to face. Mengurangi dengan perlahan dan komitmen diri dalam penerapan pengurangan dalam dampak negativ pemakaian Gawai +
Perbanyak bergerak, jangan hanya duduk bermain HP. +
Faktor yang menyebabkan banyak sampah karna:
Gaya hidup
Banyak pengguna plastik
Kurangnya penanganan pemerintah
Cara mengurangi nya :
Membawa botol minum sendiri,agar lebih praktis
Mengapa harus membawa botol,/Tumbler sendiri?
Karna Kebiasaan membawa botol minum/tumbler sendiri ke sekolah bukan hanya tren, tapi juga langkah kecil yang berdampak besar terhadap lingkungan menggunakan tumbler membantu mengurangi sampah plastik dan memastikan kita minum air yang lebih sehat.
Manfaat membawa botol minum sendiri:
1.Mengurangi sampah plastik:
Seperti yang kita tahu, plastik merupakan salah satu penyebab pencemaran lingkungan, Ini karena sifat plastik yang susah terurai di alam. Kita tidak bisa menghindari plastik di kehidupan sehari-hari, tapi setidaknya kita bisa mengurangi Salah satu caranya adalah membawa botol minum sendiri saat bepergian ke luar rumah
2..sehat:
Sebagai ilustrasi, setiap hari harus merogoh kocek sebesar 3 ribu untuk membeli satu botol air, maka dalam sebulan kamu akan menghabiskan sebesar 90 ribu
3.terhindar dari dehidrasi
4.mendorong kegiatan olahraga:
Dengan membawa botol minuman, kita dapat dengan mudah mengambil minuman saat beraktivitas dalam kegiatan olahraga atau aktivitas fisik lainnya. Ini membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi selama aktivitas tersebut
5.mengurangi minuman manis
6.hema +
Membawa tas belanja sendiri saat berbelanja di minimarket atau pasar baiknya kamu membawa tas berbelanja sendiri yang dapat digunakan berkali-kali +
Cara mengurangi sampah plastik adalah salah satu metode yang penting diketahui manusia diera modern. Penelitian mengungkapkan bahwa ada jutaan ton plastik mengambang dilautan setiap tahunnya.hal tersebut jelas berdampak pada pencemaran air, mengancam kehidupan binatang dan alam, serta akan membawa hal buruk pada kesehatan manusia.
Apabila sampah-sampah telah berkurang, maka tentu saja lingkungan menjadi bersih dan sehat. Oleh kerena itu, marilah kita melakukan cara-cara di atas untuk mengatasi permasalahan- permasalahan sampah yang sudah sangat memperihatinkan ini. +
L
Pernah kah kalian melihat sampah plastik yang berserakan di jalanan, sungai sungai, atau di pemukiman? . Pasti kalian merasa terganggu dan tidak nyaman melihat nya. Apalagi sampah plastik membuat kerusakan yang besar untuk alam. Dimana dapat mencemari tanah, air, dan laut. Sampah plastik adalah jenis sampah yang susah untuk terurai. Waktu terurainya bisa memakan waktu puluhan bahkan ratusan tahun. Untuk itu, kita harus mencari cara untuk menanggulangi nya.
Cara paling ampuh ialah menerapkan prinsip 3R (Reuse, Reduce, dan recycle). Dimana kalian bisa memakai kembali, mengurangi pemakaian, dan mendaur ulang sampah, termasuk plastik. Kalian juga bisa mulai membawa peralatan makan dan minum dari rumah. Atau kita juga bisa melakukan kegiatan memilah sampah. Apa itu kegiatan memilah sampah? . Memilah sampah itu artinya membuang sampah ke tempat sampah sesuai jenis nya masing masing. Nah, dari sini semoga bisa meningkatkan kesadaran kita, bahwa sampah plastik berbahaya untuk lingkungan sekitar. +
Pernah kah kalian melihat sampah plastik yang berserakan di jalanan, sungai sungai, atau di pemukiman? . Pasti kalian merasa terganggu dan tidak nyaman melihat nya. Apalagi sampah plastik membuat kerusakan yang besar untuk alam. Dimana dapat mencemari tanah, air, dan laut. Sampah plastik adalah jenis sampah yang susah untuk terurai. Waktu terurainya bisa memakan waktu puluhan bahkan ratusan tahun. Untuk itu, kita harus mencari cara untuk menanggulangi nya.
Cara paling ampuh ialah menerapkan prinsip 3R (Reuse, Reduce, dan recycle). Dimana kalian bisa memakai kembali, mengurangi pemakaian, dan mendaur ulang sampah, termasuk plastik. Kalian juga bisa mulai membawa peralatan makan dan minum dari rumah. Atau kita juga bisa melakukan kegiatan memilah sampah. Apa itu kegiatan memilah sampah? . Memilah sampah itu artinya membuang sampah ke tempat sampah sesuai jenis nya masing masing. Nah, dari sini semoga bisa meningkatkan kesadaran kita, bahwa sampah plastik berbahaya untuk lingkungan sekitar. +
Mendaur ulang sampah plastik merupakan salah satu upaya penting dalam mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan. Sampah plastik, yang memerlukan waktu ratusan tahun untuk terurai, dapat mencemari tanah, air, dan udara jika tidak dikelola dengan baik. Proses daur ulang plastik melibatkan pengumpulan, pemisahan, pembersihan, dan pengolahan plastik bekas menjadi bahan baru. Dengan mendaur ulang, kita dapat mengurangi jumlah plastik yang berakhir di tempat pembuangan akhir atau terbawa ke lautan, serta mengurangi emisi gas rumah kaca dari produksi plastik baru.
Selain itu, daur ulang plastik membantu menghemat sumber daya alam dan energi. Menggunakan plastik daur ulang dalam produksi barang baru memerlukan lebih sedikit energi dibandingkan dengan membuat plastik dari bahan baku minyak bumi. Produk daur ulang, seperti botol, tas, dan pakaian, juga dapat menjadi solusi berkelanjutan bagi kebutuhan sehari-hari. Partisipasi aktif masyarakat dalam memilah sampah plastik dan menggunakan produk daur ulang sangat penting untuk mendukung dan menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang. +
Tanggapan:
Di era digital, generasi muda menghadapi tantangan besar dalam menjaga kesehatan otaknya. Informasi yang berlebihan, paparan konten negatif, dan ketergantungan pada media sosial dapat menyebabkan stres, kecemasan, bahkan penurunan fungsi kognitif. Namun, bukan berarti kita harus menjauhi teknologi sepenuhnya—yang kita butuhkan adalah kesadaran dan keseimbangan.
Dari perspektif psikologi, efek negatif media digital terjadi karena sistem reward dalam otak terlalu sering distimulasi. Setiap notifikasi atau like di media sosial dapat memicu pelepasan dopamin, neurotransmitter yang berperan dalam rasa senang dan kecanduan. Jika dibiarkan, ini bisa membentuk pola perilaku adiktif yang mengganggu fokus, kemampuan berpikir kritis, dan regulasi emosi.
Untuk mengurangi dampak negatif ini, kita bisa menerapkan beberapa strategi:
Mindful Digital Consumption
Kesadaran dalam menggunakan media digital sangat penting. Sebelum mengonsumsi informasi atau menghabiskan waktu di media sosial, tanyakan pada diri sendiri: Apakah ini bermanfaat? Bagaimana perasaanku setelah melihat ini?
Detoks Digital Secara Bertahap
Mengatur waktu tanpa gawai, seperti "no-phone hour" sebelum tidur atau "digital-free Sunday," bisa membantu otak beristirahat dan meningkatkan kualitas tidur serta kesehatan mental.
Latihan Fokus dan Pengendalian Diri
Meditasi, membaca buku fisik, atau melakukan hobi offline bisa membantu membangun kembali kemampuan atensi dan mengurangi impulsivitas akibat penggunaan media digital yang berlebihan.
Pendidikan Digital di Sekolah dan Keluarga
Orang tua dan pendidik perlu membimbing anak-anak agar tidak sekadar menjadi konsumen pasif media digital, tetapi juga mampu memilah informasi, berpikir kritis, dan menggunakan teknologi secara produktif.
Teknologi tidak sepenuhnya buruk—kuncinya adalah bagaimana kita menggunakannya. Dengan kesadaran dan kontrol diri, kita bisa menjadikan media digital sebagai alat yang memperkaya kehidupan, bukan yang merusaknya.
"Bagaimana cara kamu mengurangi sampah plastik untuk kelestarian bumi kita?"
Sampah memang menjadi masalah yang besar bagi kelestarian bumi kita. Bagaimana tidak, sampah akan senantiasa ada dan hadir lantas kemudian memicu persoalan-persoalan yang mulanya sepele berlanjut menjadi serius. Untuk membangun jembatan solusi atas problem ini, tentu kita dapat memulainya dari melakukan hal kecil dan dari si kecil. Penggunaan tempat bekal makanan dan botol minum yang dapat diisi ulang adalah satu dari sekian banyak upaya yang dapat kita terapkan. Percayalah, hal sedemikian enteng ini akan menjadi sebentuk cara kita untuk mendidik dan membiasakan si kecil untuk peduli pada lingkungan. Penggunaan peralatan makan dan minum seperti ini juga merupakan bentuk “reuse” kita sebagai bagian dari gaya hidup keren untuk mengurangi sampah plastik yang ada di sekitar. Dan yakinlah, langkah kecil ini pun akan berdampak besar! +
Tahukah anda ?
Indonesia adalah salah satu dari sepuluh negara di dunia penghasil sampah terbanyak.
Berbicara masalah sampah , pastinya sudah menjadi kebiasaan masyarakat menghasilkan sampah. Sampah plastik yang paling banyak kita temui dimana-mana. Sampah plastik merupakan sampah yang tersusun dari bahan anorganik buatan , yang tersusun dari bahan kimia yang sukar diuraikan. Sehingga berbahaya bagi lingkungan makhluk hidup.
Adapun upaya kita mengurangi sampah :
1. Memisahkan sampah sesuai jenisnya
2. Mengelola bank sampah
3. Dengan menerapkan 3R ( Reduse=mengurangi , Reuse=menggunakan kembali , dan Recycle=mendaur ulang )
3R (Reduse,Reuse dan Recycle) adalah salah satu cara terbaik dalam mengelola dan menangani sampah plastik. Kita ambil cara di sini adalah dengan Recycle atau mendaur ulang. Oleh karena itu dengan mengubah sampah menjadi barang yang bisa digunakan kembali dapat membantu mengurangi pencemaran lingkungan. Memanfaatkan sampah menjadi kerajinan tangan adalah solusi yang cukul baik , bahman bisa memiliki nilai jual dan bisa dikreasikan menjadi barang yang memiliki nila estetik.
Salah satunya disini saya contohkan adalah Lampion dari Aqua gelas. Karena bekas minuman aqua gelas sangat mudah dan banyak sekali kita temukan dimana-mana. Apalagi ketika bekas acara pernikahan dan hajatan lainnya.
Adapun bahan-bahannya :
- Gunting
- Pita kawat
- Aqua gelas sekitar 134 pcs
- Solder
- Pilok
- Kabel dan Lampu
Cara membuatnya
- Cuci dan tiriskan aqua gelas
- Lubangi setiap sisi aqua gelas dengan solder. Jika tidak ada solder bisa menggunakan paku yang dipanasakan dengan lilin
- Rangkai aqua gelas yang sudah dilubangi tadi dengan pita kawat membentuk lingkaran sebanyak dua buah lingkaran. Lingkaran pertama sebanyak 20 pcs gelas. Lingkaran ke-2 , 18 pcs
Lingkaran ke-3 , 15 pcs
Lingkaran ke-4 , 10 pcs
Lingkaran ke-5 , 4 pcs
- Kemudian rangkai dengan menumpuk lingkaran tadi membentuk setengah lingkaran
- Gabungkan kedua setengah lingkaran dengan pita kawat membentuk sebuah bola.
- Pilok/warnai sesuai selera masing-masing
- Bisa diberi lampu di dalamnya atau tidak.
Nah itu adalah salah satu cara kita memanfaatkan sampah plastik. Dengan secara tidak langsung kita juga mendukung program "GO GREEN".
Selain itu , juga bisa menjadi peluang bisnis. Karena menyelamatkan alam dimulai dari salah satu hal kecil dalam diri kita.
Cintai Bumi , kurangi sampah plastik....!!!
Cara yang dapat mengurangi efek negatif dari pemakaian media digital adalah lebih aktif lagi dalam bersosialisasi dengan lingkungan sekitar dan mencari kegiatan atau kesibukan lain yanh tidak menggunakan handphone, seperti olahraga. +
"Datang diundang, pulang diantar" adalah metafora yang tepat untuk brain rot—diri sendirilah yang mengundang media digital untuk dikonsumsi secara berlebihan hingga otak membusuk: kognitif menurun, mental terganggu, dan kemampuan bersosial meredup. Namun, seperti tamu, brain rot tak pergi sendiri—kita yang harus mengantarnya pulang. Jadi, kesadaran diri adalah kunci!
Media digital seperti makanan, kita tak bisa mengontrol yang disajikan, tetapi bisa memilih yang mau kita “makan”. Meninggalkan media digital bukan solusi realistis, tetapi mengontrolnya adalah pilihan cerdas. Apa yang dapat dilakukan?
Feed Diet, Pilih konten bergizi.
Scroll dengan Kesadaran, jangan jadi zombi digital.
No Phone Zone, beri otak waktu beristirahat.
Upgrade Diri dengan investasi ilmu dan skill.
Fitur Don’t not Disturb–fokus maksimal. +
Buanglah sampah pada tempatnya terutama sampah plastik. Dan sampah pecahan kaca karena tidak bisa di daur ulang oleh alam. Dan juga sampah seperti sampah makanan. Karena jika sampah makanan di buang sembarangan makan akan menjadi sangat bau. Kita harus bisa menjaga lingkungan agar tetap bersih. Tetapi kita harapan bisa menjaga lingkungan dengan baik agar tetap bersih. Kita harus bisa menjaga likungan. Gara tetap bersihng. +
Pengurangan sampah plastik merupakan langkah penting untuk menjaga lingkungan dan keberlanjutan bumi. Plastik, yang sulit terurai, dapat mencemari lautan, tanah, dan udara, serta membahayakan kehidupan makhluk hidup. Dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, kita bisa membantu mengurangi polusi, melindungi ekosistem, dan mengurangi dampak perubahan iklim. Upaya seperti penggunaan bahan ramah lingkungan, daur ulang, dan kesadaran individu untuk membawa kantong belanja atau botol minum sendiri dapat memberikan kontribusi besar dalam menjaga kesehatan bumi untuk generasi mendatang. +
Mengurangi sampah plastik merupakan langkah penting untuk menjaga lingkungan. Salah satu cara yang dapat kita lakukan adalah dengan mengurangi penggunaan barang plastik sekali pakai, seperti kantong plastik dan botol air. Sebagai gantinya, kita bisa menggunakan tas kain yang dapat dipakai berulang kali dan botol minum yang dapat diisi ulang. Dengan melakukan hal ini, kita tidak hanya mengurangi jumlah sampah, tetapi juga menghemat uang dan membantu lingkungan.
Selain itu, kita juga bisa berkontribusi dengan mendaur ulang sampah plastik yang sudah ada. Pastikan untuk memisahkan sampah plastik dari sampah lainnya dan memasukkannya ke tempat daur ulang. Kita juga bisa mengajak teman-teman dan keluarga untuk lebih sadar akan pentingnya daur ulang. Dengan cara ini, kita dapat membantu mengurangi pencemaran dan menjaga bumi agar tetap bersih dan sehat untuk generasi mendatang. +